PERAN TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN DARING MAUPUN LURING SEMAKIN MENYENANGKAN

 

PERAN TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN DARING MAUPUN LURING SEMAKIN MENYENANGKAN

Oleh: Mastiana

 








Kita ketahui bahwa tahun 2020 ini dunia dilanda wabah Covid-19. Wabah yang telah mendunia ini menyebabkan lumpuhnya segala sektor baik kesehatan, perekonomian maupun pendidikan dan tidak terkecuali negara berkembang ini juga terkena imbasnya yaitu Indonesia. Dengan adanya pandemi semua bidang bergerak untuk maju dan dapat meningkatkan kemajuannya masing-masing sehingga bisa menghapi tantangan pandemi dengan suka cita.

Dalam dunia pendidikan, pada pertengahan bulan Maret 2020 pemerintah menyatakan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home, pun demikian belajar juga dari rumah dengan adanya wabah Corona-19 sekolah sementara di liburkan, hal ini demi untuk keselatan warga sekolah baik itu siswa, guru maupun orang tua murid dan seluruh stakeholder sekolah. Kebijakan ini tertuang dalam surat edaran Mentri Pendayagunaan Aparatur Negara dan reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 34 tahun 2020 tentang upaya pencegahan penyebaran Virus Covid-19 dilingkungan instansi pemerintah. Sehingga BDR (Belajar Dari Rumah) adalah sesuatu yang harus dilakukan dan PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) tak dapat dielakkan.

Ketika proses belajar mengajar dengan Daring (dalam Jaringan) otomatis teknologi sangat berperan penting dalam sukses tidaknya pembelajaran. Yang mungkin bagi sebagian guru sebelum pandemi memandang teknologi adalah momok, namun dengan kondisi siswa yang harus belajar dari rumah dan guru bekerja dari rumah sehingga guru menjadi melek teknologi. Dengan segala upaya guru belajar teknologi melalui pelatihan-pelatihan atau webinar-webinar.

Guru dengan semangat meningkatkan kompetensinya demi anak didik untuk mendapatkan hak belajarnya. Guru mulai bergerak untuk mengenal teknologi dari dekat. Guru membuka diri untuk belajar memanfaatkan teknologi yang ada dengan antusias dan bersungguh-sungguh.

Guru mengerti bahwa dengan adanya teknologi pembelajaran bisa semakin menarik. Guru memanfaatkan teknologi dengan menggunakan google form untuk daftar hadir siswa, memanfaatkan zoom maupun google classroom untuk proses belajar mengajar online, menggunakan blog untuk sarana belajar dan adanya teknologi guru dapat membuat video pembelajaran yang menarik dengan menggunakan OBS maupun Kinemaster.

Guru semakin bisa memanfaatkan adanya teknologi dengan belajar membuat buku digital, yang mana dapat diakses oleh siswa kapan pun dan dimanapun. Guru membuat flyer supaya siswa tertarik untuk belajar dengan suasana dan nuansa baru.

Dengan adanya teknologi memudahkan guru dalam memberikan materi dan tugas pembelajaran untuk siswa. Dengan teknologi yang canggih sehingga bisa menghasilkan video pembelajaran yang menarik bagi siswa, sehingga semangat belajar siswa dapat meningkat. Siswa diberi materi pembelajaran yang unik dan berbeda dari biasanya, siswa dapat merasakan berbedaan yang membawa mereka memiliki pengalaman baru, dan bangga dengan video pembelajaran yang dibuat oleh gurunya sendiri karena selama guru hanya mengambil video pembelajaran dari youtube. Peran teknologi sangat berpengaruh dalam dunia pendidikan khususnya dalam proses belajar mengajar di masa pandemi ini.

Teknologi, selain memiliki peran penting dalam pembelajaran Daring, juga sangat membantu siswa dalam pembelajaran Luring. Siswa yang tidak memiliki Handphone dapat mengikuti program belajar melalui televisi. Dengan adanya teknologi siswa dapat mengakses pembelajaran melalui siaran radio yang sudah menjadi program pemerintah. Tidak ada siswa yang tidak mendapatkan hak nya sebagai pelajar.

Peran teknologi sangat penting dalam proses belajar mengajar, apalagi dalam situasi pandemi ini yang mengharuskan belajar dan bekerja dari rumah. Teknologi benar-benar membantu guru dalam memberikan hak belajar siswa. Teknologi yang tepat guna sangat bermanfaat untuk kelancaran guru mencerdaskan kehidupan anak bangsa.

Penulis, guru SMP N 2 Pulau Besar

Mastiana, M.Pd. lahir di OKU Timur, 27 April 1986. Seorang putri dari pasangan Slamet dan Indrini. Merupakan anak ke 11 (sebelas) dari 14 saudara sekandung. Dengan kerja keras dan semangat kedua orang tua, suami serta kakak-kakaknya, sehingga dapat mengenyam dan menamatkan pendidikan SI nya di Universitas PGRI Madiun, dan S2 nya di IAIN Syaikh Abdurrahman Bangka Belitung. Kini aktivitas sehari-harinya adalah mengabdikan diri pada negeri di SMP Negeri 2 Pulau Besar, Bangka Selatan, Kep. Bangka Belitung.

Email               : Mastiananajib@gmail.com

No. HP            : 0813 6705 4975

Facebook         : Q Najib Athoillah

#PGRI

#KOGTIK

#EPSON

#KSGN

https://mastianabelajarmenjadigurunyamanusia.blogspot.com

https://forms.gle./VJUs19UgrZ3rtK619

http://gurupenggerakindonesia.com

Komentar

  1. Betul sekali
    Teknologi memiliki peran penting dalam kegiatan belajar mengajar.

    BalasHapus
  2. Benar adanya covid mengharuskan guru melek teknologi

    BalasHapus
  3. Betul sekali, Seorang Guru harus bisa Mengikuti dan memanfaatkan perkembangan zaman yg semakin Canggih. Dan hal tersebut dapat membantu dalam proses Belajar Mengajar,
    Jangan sampai seorang guru GAPTEK (Gagap Teknologi).

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar Ragam Tulisan Nonfiksi